Sabtu, 24 November 2012

Hubungan saya dengan sahabat - kesaksian tentang kasih karunia dan kuasa Allah


PENDAHULUAN
Kesaksian,Saya tertarik untuk membahas hal ini dulu,agar pada saat saudara membaca blog saya saudara dapat mendengarkan kesaksian saya dengan cara yang benar.
Kali ini saya akan membahas tentang sedikit penjelasan tentang kesaksian,penjelasan ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul “ bagaimana aku mengenal Allah”,ERIC.H.H CHANG. saya merasa hal ini sangat penting untuk di ketahui oleh kita,maka dari itu saya terpanggil untuk menulis dan menjelaskan kembali  beberapa hal dalam Buku ini di dalam blog saya;
Saat saudara mendengarkan kesaksian,saya berharap perhatian saudara dapat melekat pada apa yang telah Allah kerjakan.kesaksian saya tidak banyak bercerita tentang apa yang saya alami melainkan justru lebih banyak tentang apa yang telah Allah lakukan.dalam mendengar sebuah kesaksian,yg menjadi kekhawatiran adalah saudara lebih memusatkan perhatian pada tokoh kesaksia di bandingkan kepada Tuhan.jika saudara hanya terkesan dengan segala pengalaman dan peristiwa yang ada dalam kesaksian,saudara telah gagal menangkap makna dan intisarinya. Tetapi jika apa yang telah Allah kerjakan dalam hidup saya menggerakkan saudara untuk berkata pada diri sendiri, “Jika Allah dapat melakukan hal itu baginya,Ia pasti juga bisa melakukannya bagiku”,itu berarti saudara mendengarkan kesaksian saya dengan cara yang benar. “ bagaimana aku mengenal Allah”,ERIC.H.H CHANG”
1.       Sebuah kesaksian tidak sama dengan otobiografi
Sebelum saya melanjutkan lebih jauh,izinkan saya untuk menegaskan bahwa kesaksian dalam blog saya ini juga tidak di maksudkan sebagai suatu otobiografi.Otobiografi adalah riwayat hidup seseorang,dan orang tersebut menjadi pusat dari kisah tersebut,akan tetapi sebuah kesaksian sangatlah berbeda : kesaksian berbicara tentang Allah dan segala hal yang telah dia kerjakan,jadi Allah lah (bukan si pemberi kesaksian) yang menjadi titik pusat di dalam kesaksian.
Tujuan saya menjelaskan hal ini adalah agar sebuah kesaksian saya hanya menjadi semacam cermin,sehinggal ketika saudara melihat ke arah cermin tersebut yang akan saudara lihat adalah kemuliaan Tuhan,dan bukan cermin itu.
2.       Kita semua di panggil untuk menjadi saksi
Saya juga ingin menjelaskan bahwa apa yang saya lakukan adalah bersaksi. bersaksi merupakan hal yang dapat di lakukan dan memang seharusnya di lakukan oleh setiap orang kristen. jadi janganlah berkata,”oh yang wajib bersaksi hanya dia saja,bukan saya.” Bukan begitu, setiap orang kristen dapat bersaksi dan memang harus bersaksi. kesaksian berarti seseorang telah melihat dan mengalami sesuatu,maka tentulah saudara memiliki atau mengalami sesuatu,kemudian memberitahu orang lain tentang apa yang di lihat dan di alaminya. Nah,jika saudara adalah seorang kristen sejati,maka tentulah saudara memiliki pengalaman bersama Allah melalui satu atau berbagai macam cara.Bagaimana saudara bisa menjadi kristen jika Ia(Allah) tidak mengubah diri saudara? Jika Ia telah mengubah diri saudara,maka saudara pasti telah mengalami sesuatu yang penting, yakni saudara telah mengalami karya Transformasi-Nya.apakah saudara telah di ubah?Dan juka saudara telah di ubah,maka saudara bisa bersaksi tentang perubahan itu. Saudara bisa saja berkata, “Dulunya saya seperti ini,dan sekarang Tuhan telah mengubah saya menjadi manusia yang baru. saya tidak berubah secara mendadak tanpa alasan yang tidak jelas; Allah mengerjakan sesuatu di dalam diri saya,dan itulah hal yang ingin saya sampaikan kepada saudara.”

Hubungan saya dengan sahabat - kesaksian tentang kasih karunia dan kuasa Allah
Pertemuan dengan seorang sahabat
Pada kesempatan kali ini,saya akan bersaksi tentang hal-hal yg berkaitan dengan sahabat saya.Pada saat lulus SMP,keluarga saya memutuskan untuk pindah dari sumatera ke kota bekasi untuk melayani,saya masuk ke sebuah sekolah swasta yang cukup bagus,SMA pangudiluhur 2,di sekolah ini saya menemukan beberapa sahabat yang cukup berperan penting di hidup saya.saya akan menjelaskan kepada saudara bagaimana Yesus bekerja di dalam diri saya dan seorang sahabat saya.ada salah satu seorang sahabat yang benar-benar dekat dengan saya,namanya Laurensius Putera Ageng dia adalah seorang yang beragama Katolik,awalnya saya hanya sekilas mengenal dia di sekolah dan tidak terlalu dekat dengan dia,dikarenakan kelas kita berbeda,saya jarang sekali bermain bersama dia.namun Tuhan berkata lain,saya merasa harus mengenal dia & tidak boleh menjauhinya,dia membutuhkan saya di sini karena ini awal kegiatan sekolah kami di SMA.dia sangat bersikap baik kepada saya,hal itu juga meluluhkan hati saya,saya menjadi sangat dekat dengan dia.selama hidup saya saya tidak pernah bertemu sahabat yang seperti ini,manusia yang sangat baik,sangat lugu,dan hampir tidak perna berbohong.pernah sesekali saya membolos sekolah,dan setiap guru bertanya kepada dia,dia selalu menjawabnya dengan lugu sehingga dia memberitau keberadaan saya,namun hal ini tidak masalah buat saya karena dia sahabat saya.sebelumnya,teman-teman yg lain juga menjauhi dia dan tidak ingin dekat dengan dia.jujur saja,sebelum saya mengenal dia saya merasa dia mempunyai sikap yang aneh,dia terlihat sangat kaku dalam berprilaku tidak seperti teman yang lainnya dan dia terlihat sangat lugu&sedikit kaku,mungkin hal ini yang menjadikan dia di jauhi teman-teman sekitarnya,beberapa waktu dia pernah menjelaskan kepada saya hal ini di karenakan dulu dia pernah sakit dan meminum beberapa obat selama beberapa waktu untuk proses penyembuhan. namun karena kebaikan dan kepolosannya lambat laun semua teman-teman menyukai dia,dalam beberapa tahun dia menjadi di sukai teman dan teman selalu melindungi dia karena kepolosannya,dia menjadi pribadi yang sangat ceria beberapa tahun setelah mempunyai banyak sahabat yang sangat-sangat dekat dengannya.

Allah menyatakan kasihNya melalui Ayah & ibu saya
Suatu hari dia saya ajak kerumah saya,dia saya kenalkan dengan keluarga saya,Saya tidak ingat jelas kapan tepatnya dia menjadi sangat dekat dengan ayah saya,namun dia sangat terkesan pada saat mendengar ayah saya adalah seorang pelayan Tuhan.saya heran betapa bahagianya dia,suatu hari dia bertemu dengan ayah saya dirumah,dia bersenda gurau dengan ayah saya,berolahraha di depan rumah,bercerita segala hal yang dia lalui dan yan menjadi permasalahannya,bahkan kehidupan pribadi dan keluarganya,dia sangat rindu akan firman Tuhan yang di sampaikan ayah saya.pada saat itu saya benar-benar melihat kasih Allah bekerja melalui ayah saya kepada teman saya ini.setiap dia bertemu dengan ayah saya dia selalu sangat senang,dia selalu menunggu-nunggu kedatangan ayah saya untuk Curhat & bermain,terkadang ia menyambut ayah saya melebihi saya.Ayah saya sangat merespon dengan baik sikapnya,dia selalu menjelaskan dengan bahasa yang mudah di mengerti dalam setiap permasalahan teman saya ini dan selalu mendoakan dia secara langsung,dan dia sangat senang sekali ketika ayah saya mendoakannya,mungkin kuasa dan kasih Allah benar-benar dia lihat di dalam diri Ayah saya.sering sekali dia kerumah saya dan hal pertama yang di tanyakan adalah,”dell,kapan nih ayah kamu dateng?”katanya,sangat sering dia bertanya hal itu.Ayah saya jarang sekali pulang kerumah,karna biasanya pelayanan beberapa bulan di luar kota.terkadang dia merasa kecewa ketika saya berkata seperti itu,sangat terlihat di wajahnya.”sepertinya dia sangat ngefans dengan ayah saya” kata saya dalam hati.begitu juga dengan ibu saya,ketika dia tau ibu saya pernah menjadi seorang koki di beberapa restaurant,dia sangat bergembira sekali,setiap hari saat ketemu ibu saya dia selalu membicarakan resep,resep,dan resep..dan dia selalu menunggu-nunggu saat ibu saya membuat suatu masakan,ya ,hal itu dikarenakan karena cita-citanya untuk menjadi seorang koki yang sangat handal.hal itu yang terus memacunya untuk terus belajar untuk mencapai cita-citanya hal itu juga yg membuat dia berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri terbaik di indonesia,saya merasakan Tuhan selalu bekerja dalam setiap aktifitasnya tanpa dia sadari.

Sebuah mimpi yang aneh
Pada Saat saya lulus SMA,kami masing-masing mendaftar di universitas pilihan kami,saya terkejut karena Laurensius putera ageng teman saya itu berhasil memasuki salah satu universitas terbaik di indonesia,Universitas Indonesia.dia sangat bangga akan hal itu,salah satu sebuah keberhasilan yang sangat besar di dalam hidupnya.pada suatu hari,saya mendapatkan suatu mimpi yang sangat aneh dan menakutkan,seperti ini mimpi saya;ada sebuah kado di atas meja saya dan saya dalam posisi tertidur dan tidak dapat bergerak sedikitpun,sangat aneh,saya melihat ke arah kado tersebut dan kado itu mulai terbuka perlahan,saat kado itu benar-benar terbuka,ada seekor ular yang sangat mengagetkan saya melompat dari dalam kado tersebut,ular itu menerkam saya dan saya sangat terkejut,saya terus memanggil ibu saya dengan menjerit di dalam mimpi saya,sepertinya saya akan mati.ibu saya saat itu sedang bersaat teduh di pagi hari,dia mendengar jeritan saya dan berusaha membangunkan saya.saya terbangun dan sangat ketakutan,saya menceritakannya ke ibu saya dan ia menenangkan saya.mimpi itu terus membayangi saya,apa artinya ini??apakah Tuhan sedang memberi saya sebuah pesan?Tuhan dapat berbicara kepada setiap umatnya melalui apapun.tidak ada yang mustahil bagi dia,bahkan dia dapat mengkehendaki mimpi buruk hadir di dalam tidur saya.

Tuhan menyatakan kehadirannya
sebelumnya,saya mau menjelaskan ada 1 hal yang saya tidak sukai dengan sahabat saya ini si Putera,yaitu dia selalu mempunyai perasaan cemas & curiga di dalam hidupnya,dia selalu membicarakan hal yang tidak masuk akal kepada saya dan sahabat dekat saya jika saat kejadian aneh terjadi di sekitarnya,dia selalu berkata,”dell,kamu percaya nggak di sekeliling kita ada kamera yang mengawasi saya,kamera dimana-mana,dan semua orang sensi & menertawakan saya,setiap saya berjalan kemanapun selalu ada orang yang terkena sial & kecelakaana,saya sedang di awasi del.”katanya.
hampir semua sahabat saya mengetahui hal itu dan tidak masuk di akal mereka,benar-benar tidak masuk akal dan kita semua bersahabat menanggapinya dengan aneh dan biasa saja,mungkin itu hanya perasaan si Putera saja.1 minggu setelah saya mengalami mimpi itu,saya kerumah sahabat saya untuk bermain game komputer yang kita sukai di kamarnya,saya memang sering bermain kerumah dia,dan secara tidak sengaja saya menceritakannya tentang mimpi saya ini.hal itu membuat ia kaget,ternyata ia malah seringkali mendapat mimpi seperti itu dan dia berfikir akan mati.wah,hal ini terdengar tidak masuk akal bagi saya dan sangat aneh,saya berfikir mungkin lagi-lagi perasaan dia saja seperti sebelum-sebelumnya.saya tertawa dan tidak terlalu menanggapinya,namun hal ini membuat saya sangat emosi karena dia berprasangka buruk terus,saya berkata dalam hati ”mengapa dia terlalu takut dengan kematian?mengapa dia terlalu cemas akan kehidupannya,apa dia tidak tau Tuhan akan memelihara dia?apa dia tidak menyadari akan Tuhan yang selalu memimpin dia dalam setiap hidupnya sehingga sukses seperti ini? ..”. hari itu juga saya merasakan ada sesutu yang harus saya sampaikan,sesuatu yang sangat penting,sepertinya Tuhan akan berbicara melalui saya,tiba-tiba saya sangat mengebu-gebu untuk menyampaikannya,ini waktunya saya mengatakannya.hari sudah menjelang malam,dalam pikiran saya, ”apa saya harus menginap dirumahnya?saya harus menyampaikan hal ini,saya tidak mau dia seperti ini terus”.lalu saya berniat untuk meminta izin menginap,di sisi lain saya berfikir bagaimana dengan ibu saya yang dirumah sendirian? saat saya ingin meminta izin,si putera memotong pembicaraan saya dan menyuruh saya menginap,dia sangat ingin sekali saya menginap,hal ini terlihat sekali di raut mukanya,baru saja saya ingin meminta izin,namun malah dia yang ingin sekali saya menginap.pada saat itu sepertinya Tuhan sendiri yang berbicara kepada dia,bahkan dia ingin menelepon ibu saya agar mengijinkan saya menginap,saat itu saya menelepon ibu saya dan menginap,saya merasakan Allah hadir di ruangan ini,saya menggebu-gebu untuk menyampaikan suatu firman Tuhan kepada dia dan diapun mengebu-gebu untuk mendengarkannya,sangat aneh,jarang sekali saya ingin berbicara tentang firman Tuhan kepada dia,biasanya ayah saya yang bercakap-cakap kepada dia,namun sekarang?sangat aneh,Tuhan hadir di Ruangan ini.

Mengenal & Menerima Tuhan Yesus sebagai juruslamat pribadi
Menjadi seorang kristen bukanlah sekedar menjadi jemaat suatu agama,saya tidak tertarik untuk menjadi pengikut agama,dan sampai ke hari ini saya tetap tidak tertarik dengan agama.menjadi seorang kristen berkaitan dengan pengenalan akan Allah,mengenali Allah sebagai pribadi yang hidup.melalui proses ini kita mengalami pertumbuhan di dalam kristen.kita tidak menjadi seorang kristen hanya dengan mengetahui apa itu ke kristenan dalam hal doktrin,sejarah,struktur maupun organisasinya.pada dasarnya menjadi kristen berarti mengenal kristus secara pribadi,
Hari menjelang malam mungkin sekitar jam 11,saya terus bercerita tentang siapa sebenarnya Tuhan Yesus itu bagi saya,sahabat saya menceritakan tentang masalah dan beban hidupnya,bahkan dia bercerita tentang masalah keluarganya.sangat sulit untuk saya menjelaskan dengan kata-kata saya dan kemampuan saya,saya bukan orang yang pintar,jujur saja saya bukan anak yang pintar dalam berkata-kata terlebih lagi menyelesaikan suatu perkara,untuk diri saya saja saya terkadang sangat mengalami kesulitan dalam setiap masalah,namun pada saat itu saya benar-benar merasakan Tuhan memimpin saya dalam menjelaskannya kepada sahabat saya dengan cara yang mudah sehingga dia mengerti,saya merasakan Tuhan ada di situ bersama kami.saya ingin menenangkan dia agar dia tidah merasa cemas dan berfikir negatif terus tentang dirinya dan saya ingin memberi tau tentang fakta yang sesungguhnya tentang keselamatan yang sejati,saya bertanya kepada dia dengan bahasa yang sederhana,saya akan berusaha mengingatnya kembali,kira-kira seperti ini,saya berkata kepada dia,“tra,apa kamu percaya kalau kamu mati pasti akan masuk surga?”. Katanya ”saya tidak tau,saya masih banyak berbuat dosa,tidak tau lah del,mana saya tau,saya masih bingung masuk sorga atau tidak..memang kenapa?”.saya bertanya kembali kapan dia terakhir bertobat,kapan terakhir baca alkitab,kapan terakhir berdoa dengan sungguh-sungguh.sepertinya pengalaman pribadinya dengan Tuhan sangat sedikit dan ia tidak terlalu memahaminya,namun pada saat itu dia sangat tertarik akan hal ini,saya menceritakan pengalaman saya dengan Tuhan walaupun masih tidak banyak.satu pertanyaan yang membuat dia & saya tertarik untuk membahasnya,saya berkata “tra,apa kamu pernah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi kamu?apa kamu pernah mendengar kata-kata ini?”.dia berkata sepertinya belum.dia sangat bingung akan kata-kata itu dan tidak mengerti,dia percaya Tuhan Yesus namun dia masih takut akan kematian,terlalu banyak ketakutan-ketakutan di hidupnya yang dia sembunyikan,dia tidak tau akan masuk surga atau tidak karna dia hanya sekedar mengenal Tuhan Yesus.saya bingung,dengan kata-kata apa saya menjelaskannya,saya tidak bisa merangkainya,saya tidak ahli dalam berkata-kata,lalu saya menjelaskannya arti kata-kata itu dengan sebuah perumpamaan yang pernah saya dengar,begini ceritanya;
“ada seorang pria pemain sirkus yang sangat terkenal di dunia,dia sangat hebat dan ahli berjalan melewati sebuah gedung ke gedung lainnya hanya dengan menggunakan satu tali saja yang di ikatkan sebagai media untuk berjalannya,ia adalah pria yang paling jago bermain sirkus di seluruh dunia,semua orang tahu itu.suatu hari ia melakukan adegan yang sangat menghebohkan dunia,ia ingin melewati air terjun niagara dengan satu tali sebagai jembatannya.waaw..kalau dia gagal,kematian adalah resikonya, masyarakat sangat berantusias dan ingin menontonnya.hari dimana ia memulai atraksi sudah datang,ia bersiap-siap untuk melewati air terjun niagara tersebut,air terjun terbesar di dunia.banyak sekali para masyarakat yang menontonnya secara langsung.pada saat ia naik ke atas dan bersiap-siap untuk berjalan,ia bertanya kepada masyarakat yang menontonnya dengan suara nyaring,”apa kalian percaya saya dapat melewati air terjun ini??!!”,para penonton serentak menjawab,”percayaaaaaa...!!!percayaaa..percayaaa!!!”.ia sangat gembira dengan jawabannya,lalu ia bertanya lagi dengan keras,”oke,kalau begitu,apakah ada 1 orang yang bersedia saya gendong untuk menemani saya menyebrangi air terjun ini?!!”.seketika semua orang terdiam,mereka berkata percaya,namun mereka berbisik-bisik satu sama lain dan tidak ada satupun yang ingin melakukan hal gila tersebut bersama Pemain sirkus itu.namun dari kejauhan terlihat satu orang anak kecil yang berlari menyerobot keramaian menghampiri pemain sirkus tersebut dan berkata,”saya mauu..saya mauu..!!”.pemain sirkus itu menjawab,”oke,kemari nak,semua akan baik-baik saja”.para penonton terheran-heran melihat keberanian anak kecil tersebut.lalu pemain sirkus tersebut melewati air terjun dengan tenang dengan menggendong anak tersebut dan berhasil menyelesaikan tantangan tersebut.setelah selesai acara tersebut,para penonton terheran-heran siapakah anak itu,banyak yang bertanya-tanya siapa anak tersebut,”siapakah dia?mengapa dia sangat berani?”.
anak itu menjawab kepada semua orang yang keheranan itu, ”Ya,saya tidak takut,karena dia Ayah saya”.
sahabat saya si Putera sangat antusias mendengar cerita tersebut,lalu saya menjelaskan arti dari ceritanya dengan bahasa yang sederhana,anak tersebut berani mengikuti pemain sirkus tersebut karena dia adalah anaknya,dia mempunyai hubungan yang sangat intim dengan ayahnya melebihi siapapun,sangat-sangat dekat melebihi siapapun yang mengenalnya,dia mengetahui ayahnya akan menjaga dia selalu apapun yang terjadi di situasi apapun,dia dan ayahnya adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa di pisahkan,sangat erat hubungan mereka.kita semua anak-anak Allah,Tuhan Yesus telah mati untuk kita agar kita di selamatkan,agar kita layak memanggil Allah dengan sebutan Bapa,Ayah kita,Hal apalagi yang lebih indah daripada kita menjadi anak Bapa di sorga?hal yang sangat spesial di kehidupan kita.kita tidak perlu takut dengan kematian karena kita mempunyai Ayah yang hebat,pencipta langit dan bumi adalah ayah kita.teman saya si putera ini pada saat itu sangat takut dengan kematian yang menghantuinya.yohanes 3:16,semua orang mengetahui ayat itu,tetapi mengetahui saja tidak cukup.saat itu juga saya mengajak dia agar dia mengundang Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadinya kendalam Hatinya,agar dia dapat merasakan hubungan yang intim dengan Bapa kita di sorga melalui Tuhan Yesus dan roh kudus yang ada di dalam dirinya,agar Tuhan Yesus memimpin jalannya,agar dia terbebas dari rasa Tidak aman,Takut akan maut dan takut akan kehilangan.jaman sekarang sangat sedikit manusia yang mempunyai hubungan yang erat kepada Tuhan,sangat sedikit orang yang mengalami&merasakan mujizat Tuhan,hal itu di karenakan tidak adanya hubungan yang intim denganNya,mereka terlalu sibuk dengan dunia.pada saat itu saya merasakan kami berdua di bimbing oleh roh kudus secara mendalam, mujizat Tuhan sedang terjadi di tempat ini,saya meminta dia utuk berdoa bersama,saya memintanya untuk berdoa dengan bersuara dan bercerita akan permasalahan yang di hadapinyanya,saya meminta dia untuk mengakui dosa-dosanya dan pada saat hampir selesai berdoa saya meminta untuk dia mengikuti doa saya,”Tuhan Yesus,pada hari ini Saya Laurensius Putera Ageng menerima engkau masuk ke dalam hati saya,saat ini dan detik ini juga saya menerima engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadi saya”.ini pertama kalinya saya melihat dia berdoa,dan dia berkata kepada saya ini pertama kalinya juga dia berdoa dan berkata seperti ini di depan sahabatnya.tanpa terasa waktu sudah sangat malam,saya tidak tau pastinya,kira-kira jam setengah 2 atau setengah 3 malam kami masih berbincang-bincang,tiba-tiba Mama nya Dia membuka pintu dan menengok kami belum tidur,namun ia menutup kembali.lalu Putera berbicara kepada saya,”del,kamu bisa berdoa dan bercerita-cerita sedikit tentang Tuhan kayak tadi buat nyokap saya gak,sini saya panggilin nyokap saya del.”.sepertinya ia ingin sekali saya menjelaskan tentang keselamatan yang dia peroleh itu kepada semuanya,namun saya berfikir saya belum bisa,bahkan saya merasa hal itu terjadi begitu saja,Tuhan yang bekerja kepada kita berdua pada hari ini,pengetahuan saya tentang alkitab saja hanya sedikit,pengalaman saya dengan Tuhan juga hanya sedikit,saya hanya membagikan pengalaman yang pernah saya alami saja,sangat sulit buat saya untuk menjelaskan hal tersebut kepada orang Tua agar mereka mengerti,mungkin mereka tidak akan mendengarkannya,atau bahkan mereka mungkin sudah Tahu lebih banyak daripada saya dan mungkin apa yang akan saya jelaskan sudah di ketahui mereka terlebih dahulu. Jadi saya memutuskan untuk menolak permintaanNya.saya hanya mendoakannya saja bersama sahabat saya si Putera dengan kata-kata kami yang sederhana & seadanya keluar dari mulut kami,beginilah doa yang tulus,kami berdoa seperti seorang anak kecil berbicara kepada Ayahnya,setelah itu ,kami berdua tidur dan kira-kira hari menjelang subuh saya meminta izin kepada orang tuanya dan kembali kerumah tanpa membangunkan dia,saya merasa sangat bahagia,ada sesuatu pekerjaan Tuhan yang telah saya selesaikan,benar-benar di luar rencana saya,saya yakin Tuhan telah merencanakan semuanya,semua berjalan dengan baik,Allah sudah bekerja Luar biasa pada hari ini.Tuhan telah memakai saya untuk Memenangkan satu jiwa,saya yakin malaikat di sorga bersorak dan bersuka cita.

Kesedihan karena kasih
Beberapa bulan setelah peristiwa itu saya tidak sempat lagi bertemu dengannya.pada saat hari ulang tahunnya saya memutuskan untuk datang ke acara tersebut dirumahnya,saya naik motor kerumahnya,tidak begitu jauh dari rumah saya,saya bersama sahabat-sahabat saya bersenda gurau bersama dirumahnya hingga larut malam,saat itu Tuhan sepertinya mencegah saya untuk cepat pulang,hujan turun dengan deras,saya terpaksa menunggu sambil bercanda-canda dengan putera dan sahabat kami yang lain,setelah hujan berhenti saya memutuskan untuk pulang,pada saat saya menghidupkan motor saya ternyata motor saya kebanjiran dan tidak bisa menyalah,pada saat itu putera menawarkan saya untuk menginap saja,namun saya rasa tidak bisa karena ibu saya sendirian dirumah. sekitar satu jam saya tertahan dirumahnya untuk mengotak-atik motor hingga motornya hidup,lampu motor saya sangat redup,putera memutuskan untuk mengantar saya,jalan kerumah saya sangat gelap di malam hari,di tengah kegelapan malam kami berdua berjalan pelan,setelah setengah perjalanan saya memutuskan untuk tidak usah di antar sampai rumah,lalu dia putar arah dan kembali pulang,cahaya semakin redup dan saya melihat kebelakang dia sudah pulang tidak menerangi jalan saya lagi.
beberapa bulan kemudian setelah saya melihat dia terakhir kalinya di acara ulang tahunnya,sahabat saya,Putera,ia meninggal dunia.saya merasakan kesedihan yang mendalam,saya tidak dapat berkata apa-apa lagi,dia baru saja menerima Tuhan secara pribadi,meminta ampun akan dosanya,dia baru saja memasuki jenjang kuliah,kenapa Tuhan memanggilnya secepat itu?ia meninggal karena tenggelam di pantai ketika berenang bersama teman rumahnya.pertemuan saya pada saat ulang tahunnya adalah pertemuan terakhir saya.waktu itu dia sempat mengajak saya liburan,beberapa bulan sebelumnya,tapi pada saat dia pergi ke pantai dia tidak bilang ke siapapun akan pergi ke pantai,padahal saya sangat berharap dia mengajak saya.tapi di balik semua kejadian itu pasti ada satu penjelasan yang dapat saya pahami sepenuhnya nanti,lalu saya menemukan firman allah yang menyatakan ,
Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu”(yes. 55:8-9). sejak saat itu saya tau sahabat saya Putera telah di selamatkan sejak saya terakhir menginap dirumahnya,saya ingat dengan pengalaman yang tidak terduga saya sebelumnya bersama dia saat menginap,hal itu sangat membuat saya bersyukur,kalau saja terlambat,kalau saja saya tidak menginap,kalau saja saya tidak bermimpi,Pekerjaan Tuhan benar-benar ajaib,rencana Tuhan tidak bisa kita duga,bahkan jauh berbeda dari pemikiran kita, ada 1 hal yang harus saya ingat,teman saya putera telah memperoleh kehidupan yang kekal.
Pentingnya bersaksi
Setelah kejadian itu saya memutuskan untuk terus bersaksi tentang Allah melalui pengalaman hidup saya,sudah lama saya ingin membuat blog dan menceritakan pengalaman hidup saya bersama Allah kepada teman terdekat,maupun siapa saja,namun entah kenapa sepertinya Tuhan baru mengijinkan saya untuk bercerita baru pada saat ini,Tuhan pasti punya rencana,Ia mempersiapkan saya dalam berbicara dan mengajaknya untuk lebih dekat dingan Dia,Tuhan berusaha mematangkan dahulu kehidupan pribadi saya agar kesaksian saya tidak sia-sia,banyak hal yang telah saya pelajari 1 tahun ini,dan sekarang saya ingin orang-orang mengenal Allah dan di menangkan,memperoleh kemenangan.apakah anda mau bersaksi untuk kristus?masih banyak orang-orang di sekitar kita yang tidak mempunyai hubungan yang erat dengan Allah,sangat sedikit orang yang pernah merasakan mujizat Tuhan di hidupnya,menerima Tuhan secara pribadi, bahkan banyak yang belum mengenal Dia,akibatnya mereka berjalan sesuai dengan keinginannya sendiri,mereka tidak dapat merasakan hadirat Bapa,mereka terlalu sibuk dengan urusan duniawi,pekerjaan,aktifitas sehari-hari,kehormatan,kekayaan,status sosial di lingkungan mereka,mereka menganggap beribadah sebagai rutinitas&kewajiban saja,itu sudah cukup tanpa melakukan apa-apa.mereka mengikuti kehendak mereka dan meminta Bapa juga merestui kehendak mereka,mereka hanya mencari bapa di saat sedang dalam kesulitan,tidak ada hal yang mereka lakukan untuk Bapa di sorga selain untuk kesejahteraan mereka,mereka hidup dengan sia-sia.padahal betapa pentingnya hal ini di dalam kehidupan kita,tidak kah saudara tahu bahwa bersaksi bagi kristus adalah jalan menuju hidup yang berkemenangan?saudara dapat melihat hal itu di Wahyu 12:11 ;”dan mereka mengalahkan dia(iblis di ay.9)oleh darah anak domba,dan oleh perkataan kesaksian mereka”.bagaimana cara mereka mengalahkan iblis?melalui dua hal,darah Yesus dan bersaksi bagi Yesus.banyak yang tau akan bersandar pada kuasa Yesus,namun ini saja tidaklah cukup.mereka mengalahkan iblis dengan menceritakan kepada semua orang tentang pengalaman mereka bersama Yesus dan mereka memenangkan &membebaskan banyak jiwa.

Sebagai penutup,saya akan bertanya kepada saudara,“apakah saudara sudah bebas dan di merdekakan?apakah saudara telah di ubah dan mengalami karya transformasi-Nya?Orang macam apakah saudara?apakah saudara puas dengan belenggu dunia ini yang mengurung hidup saudara dan menghabiskan waktu saudara?apakah saudara merasa nyaman dengan rutinitas hidup saudara?apakah kita merasa begitu betah dengan hidup kita yang mementingkan diri sendiri sehingga kita tidak peduli pada jutaan orang lain yang juga perlu di merdekakan dan di bebaskan dari belenggu-belenggu dalam hidupnya?mereka butuh di merdekakan dengan kesaksian hidup kita,mereka perlu Lebih mengenal Allah sebagai juruselamat mereka secara pribadi,dan menerima Yesus sebagai Tuhan Dan juruselamat mereka.apakah kita akan berkata,”Tuhan,aku ingin lebih mengenal-Mu lagi.Aku ingin di bebaskan dari kebiasaan menjalankan segala sesuatu mengikuti caraku sendiri;aku ingin menjadi orang yang akan mencapai kemampuan maksimal yang menjadi panggilan-Mu bagiku,aku mau engkau memakai aku,aku mau memiliki hubungan yang benar-benar dekat dengan engkau,aku mau merasakan engkau,aku mau meninggalkan keinginanku dan mengikuti keinginanmu,supaya di hari aku bertemu dengan-Mu,aku tidak akan malu,melainkan bersukacita;dan tidakLah sia-sia Yesus mati bagiku”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar