PENDAHULUAN
Kesaksian,Saya tertarik untuk membahas hal ini dulu,agar
pada saat saudara membaca blog saya saudara dapat mendengarkan kesaksian saya
dengan cara yang benar.
Kali ini saya akan membahas tentang sedikit penjelasan tentang kesaksian,penjelasan ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul “ bagaimana aku mengenal Allah”,ERIC.H.H CHANG. saya merasa hal ini sangat penting untuk di ketahui oleh kita,maka dari itu saya terpanggil untuk menulis dan menjelaskan kembali beberapa hal dalam Buku ini di dalam blog saya;
Kali ini saya akan membahas tentang sedikit penjelasan tentang kesaksian,penjelasan ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul “ bagaimana aku mengenal Allah”,ERIC.H.H CHANG. saya merasa hal ini sangat penting untuk di ketahui oleh kita,maka dari itu saya terpanggil untuk menulis dan menjelaskan kembali beberapa hal dalam Buku ini di dalam blog saya;
Saat
saudara mendengarkan kesaksian,saya berharap perhatian saudara dapat melekat
pada apa yang telah Allah kerjakan.kesaksian saya tidak banyak bercerita
tentang apa yang saya alami melainkan justru lebih banyak tentang apa yang
telah Allah lakukan.dalam mendengar sebuah kesaksian,yg menjadi kekhawatiran
adalah saudara lebih memusatkan perhatian pada tokoh kesaksia di bandingkan
kepada Tuhan.jika saudara hanya terkesan dengan segala pengalaman dan peristiwa
yang ada dalam kesaksian,saudara telah gagal menangkap makna dan intisarinya.
Tetapi jika apa yang telah Allah kerjakan dalam hidup saya menggerakkan saudara
untuk berkata pada diri sendiri, “Jika Allah dapat melakukan hal itu baginya,Ia
pasti juga bisa melakukannya bagiku”,itu berarti saudara mendengarkan kesaksian
saya dengan cara yang benar. “ bagaimana aku mengenal Allah”,ERIC.H.H CHANG”
1.
Sebuah
kesaksian tidak sama dengan otobiografi
Sebelum saya melanjutkan
lebih jauh,izinkan saya untuk menegaskan bahwa kesaksian dalam blog saya ini
juga tidak di maksudkan sebagai suatu otobiografi.Otobiografi adalah riwayat
hidup seseorang,dan orang tersebut menjadi pusat dari kisah tersebut,akan
tetapi sebuah kesaksian sangatlah berbeda : kesaksian berbicara tentang Allah
dan segala hal yang telah dia kerjakan,jadi Allah lah (bukan si pemberi
kesaksian) yang menjadi titik pusat di dalam kesaksian.
Tujuan saya menjelaskan hal ini adalah agar sebuah
kesaksian saya hanya menjadi semacam cermin,sehinggal ketika saudara melihat ke
arah cermin tersebut yang akan saudara lihat adalah kemuliaan Tuhan,dan bukan
cermin itu.
2.
Kita
semua di panggil untuk menjadi saksi
Saya juga ingin menjelaskan bahwa apa yang saya
lakukan adalah bersaksi. bersaksi merupakan hal yang dapat di lakukan dan memang
seharusnya di lakukan oleh setiap orang kristen. jadi janganlah berkata,”oh
yang wajib bersaksi hanya dia saja,bukan saya.” Bukan begitu, setiap orang
kristen dapat bersaksi dan memang harus bersaksi. kesaksian berarti seseorang
telah melihat dan mengalami sesuatu,maka tentulah saudara memiliki atau
mengalami sesuatu,kemudian memberitahu orang lain tentang apa yang di lihat dan
di alaminya. Nah,jika saudara adalah seorang kristen sejati,maka tentulah
saudara memiliki pengalaman bersama Allah melalui satu atau berbagai macam
cara.Bagaimana saudara bisa menjadi kristen jika Ia(Allah) tidak mengubah diri
saudara? Jika Ia telah mengubah diri saudara,maka saudara pasti telah mengalami
sesuatu yang penting, yakni saudara telah mengalami karya Transformasi-Nya.apakah
saudara telah di ubah?Dan juka saudara telah di ubah,maka saudara bisa bersaksi
tentang perubahan itu. Saudara bisa saja berkata, “Dulunya saya seperti ini,dan
sekarang Tuhan telah mengubah saya menjadi manusia yang baru. saya tidak
berubah secara mendadak tanpa alasan yang tidak jelas; Allah mengerjakan
sesuatu di dalam diri saya,dan itulah hal yang ingin saya sampaikan kepada
saudara.”
Hubungan saya dengan sahabat - kesaksian tentang kasih karunia dan kuasa
Allah
Pertemuan
dengan seorang sahabat
Pada kesempatan kali ini,saya akan bersaksi tentang hal-hal yg berkaitan
dengan sahabat saya.Pada saat lulus SMP,keluarga saya memutuskan untuk pindah
dari sumatera ke kota bekasi untuk melayani,saya masuk ke sebuah sekolah swasta
yang cukup bagus,SMA pangudiluhur 2,di sekolah ini saya menemukan beberapa
sahabat yang cukup berperan penting di hidup saya.saya akan menjelaskan kepada
saudara bagaimana Yesus bekerja di dalam diri saya dan seorang sahabat saya.ada
salah satu seorang sahabat yang benar-benar dekat dengan saya,namanya
Laurensius Putera Ageng dia adalah seorang yang beragama Katolik,awalnya saya
hanya sekilas mengenal dia di sekolah dan tidak terlalu dekat dengan
dia,dikarenakan kelas kita berbeda,saya jarang sekali bermain bersama dia.namun
Tuhan berkata lain,saya merasa harus mengenal dia & tidak boleh
menjauhinya,dia membutuhkan saya di sini karena ini awal kegiatan sekolah kami
di SMA.dia sangat bersikap baik kepada saya,hal itu juga meluluhkan hati
saya,saya menjadi sangat dekat dengan dia.selama hidup saya saya tidak pernah
bertemu sahabat yang seperti ini,manusia yang sangat baik,sangat lugu,dan
hampir tidak perna berbohong.pernah sesekali saya membolos sekolah,dan setiap
guru bertanya kepada dia,dia selalu menjawabnya dengan lugu sehingga dia
memberitau keberadaan saya,namun hal ini tidak masalah buat saya karena dia
sahabat saya.sebelumnya,teman-teman yg lain juga menjauhi dia dan tidak ingin
dekat dengan dia.jujur saja,sebelum saya mengenal dia saya merasa dia mempunyai
sikap yang aneh,dia terlihat sangat kaku dalam berprilaku tidak seperti teman
yang lainnya dan dia terlihat sangat lugu&sedikit kaku,mungkin hal ini yang
menjadikan dia di jauhi teman-teman sekitarnya,beberapa waktu dia pernah
menjelaskan kepada saya hal ini di karenakan dulu dia pernah sakit dan meminum
beberapa obat selama beberapa waktu untuk proses penyembuhan. namun karena
kebaikan dan kepolosannya lambat laun semua teman-teman menyukai dia,dalam
beberapa tahun dia menjadi di sukai teman dan teman selalu melindungi dia karena
kepolosannya,dia menjadi pribadi yang sangat ceria beberapa tahun setelah
mempunyai banyak sahabat yang sangat-sangat dekat dengannya.
Allah menyatakan kasihNya
melalui Ayah & ibu saya
Suatu hari dia saya ajak kerumah saya,dia saya kenalkan dengan keluarga
saya,Saya tidak ingat jelas kapan tepatnya dia menjadi sangat dekat dengan ayah
saya,namun dia sangat terkesan pada saat mendengar ayah saya adalah seorang
pelayan Tuhan.saya heran betapa bahagianya dia,suatu hari dia bertemu dengan
ayah saya dirumah,dia bersenda gurau dengan ayah saya,berolahraha di depan
rumah,bercerita segala hal yang dia lalui dan yan menjadi
permasalahannya,bahkan kehidupan pribadi dan keluarganya,dia sangat rindu akan
firman Tuhan yang di sampaikan ayah saya.pada saat itu saya benar-benar melihat
kasih Allah bekerja melalui ayah saya kepada teman saya ini.setiap dia bertemu
dengan ayah saya dia selalu sangat senang,dia selalu menunggu-nunggu kedatangan
ayah saya untuk Curhat & bermain,terkadang ia menyambut ayah saya melebihi saya.Ayah
saya sangat merespon dengan baik sikapnya,dia selalu menjelaskan dengan bahasa
yang mudah di mengerti dalam setiap permasalahan teman saya ini dan selalu mendoakan
dia secara langsung,dan dia sangat senang sekali ketika ayah saya mendoakannya,mungkin
kuasa dan kasih Allah benar-benar dia lihat di dalam diri Ayah saya.sering
sekali dia kerumah saya dan hal pertama yang di tanyakan adalah,”dell,kapan nih
ayah kamu dateng?”katanya,sangat sering dia bertanya hal itu.Ayah saya jarang
sekali pulang kerumah,karna biasanya pelayanan beberapa bulan di luar kota.terkadang
dia merasa kecewa ketika saya berkata seperti itu,sangat terlihat di wajahnya.”sepertinya
dia sangat ngefans dengan ayah saya” kata saya dalam hati.begitu juga dengan
ibu saya,ketika dia tau ibu saya pernah menjadi seorang koki di beberapa
restaurant,dia sangat bergembira sekali,setiap hari saat ketemu ibu saya dia
selalu membicarakan resep,resep,dan resep..dan dia selalu menunggu-nunggu saat
ibu saya membuat suatu masakan,ya ,hal itu dikarenakan karena cita-citanya
untuk menjadi seorang koki yang sangat handal.hal itu yang terus memacunya
untuk terus belajar untuk mencapai cita-citanya hal itu juga yg membuat dia
berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri terbaik di indonesia,saya merasakan
Tuhan selalu bekerja dalam setiap aktifitasnya tanpa dia sadari.
Sebuah mimpi yang aneh
Pada Saat saya lulus SMA,kami masing-masing mendaftar di universitas pilihan
kami,saya terkejut karena Laurensius putera ageng teman saya itu berhasil
memasuki salah satu universitas terbaik di indonesia,Universitas Indonesia.dia
sangat bangga akan hal itu,salah satu sebuah keberhasilan yang sangat besar di
dalam hidupnya.pada suatu hari,saya mendapatkan suatu mimpi yang sangat aneh
dan menakutkan,seperti ini mimpi saya;ada sebuah kado di atas meja saya dan
saya dalam posisi tertidur dan tidak dapat bergerak sedikitpun,sangat aneh,saya
melihat ke arah kado tersebut dan kado itu mulai terbuka perlahan,saat kado itu
benar-benar terbuka,ada seekor ular yang sangat mengagetkan saya melompat dari
dalam kado tersebut,ular itu menerkam saya dan saya sangat terkejut,saya terus
memanggil ibu saya dengan menjerit di dalam mimpi saya,sepertinya saya akan
mati.ibu saya saat itu sedang bersaat teduh di pagi hari,dia mendengar jeritan
saya dan berusaha membangunkan saya.saya terbangun dan sangat ketakutan,saya
menceritakannya ke ibu saya dan ia menenangkan saya.mimpi itu terus membayangi
saya,apa artinya ini??apakah Tuhan sedang memberi saya sebuah pesan?Tuhan dapat
berbicara kepada setiap umatnya melalui apapun.tidak ada yang mustahil bagi
dia,bahkan dia dapat mengkehendaki mimpi buruk hadir di dalam tidur saya.
Tuhan menyatakan
kehadirannya
sebelumnya,saya mau menjelaskan ada 1 hal yang saya tidak sukai dengan
sahabat saya ini si Putera,yaitu dia selalu mempunyai perasaan cemas &
curiga di dalam hidupnya,dia selalu membicarakan hal yang tidak masuk akal
kepada saya dan sahabat dekat saya jika saat kejadian aneh terjadi di
sekitarnya,dia selalu berkata,”dell,kamu percaya nggak di sekeliling kita ada
kamera yang mengawasi saya,kamera dimana-mana,dan semua orang sensi & menertawakan
saya,setiap saya berjalan kemanapun selalu ada orang yang terkena sial &
kecelakaana,saya sedang di awasi del.”katanya.
hampir semua sahabat saya mengetahui hal itu dan tidak masuk di akal mereka,benar-benar tidak masuk akal dan kita semua bersahabat menanggapinya dengan aneh dan biasa saja,mungkin itu hanya perasaan si Putera saja.1 minggu setelah saya mengalami mimpi itu,saya kerumah sahabat saya untuk bermain game komputer yang kita sukai di kamarnya,saya memang sering bermain kerumah dia,dan secara tidak sengaja saya menceritakannya tentang mimpi saya ini.hal itu membuat ia kaget,ternyata ia malah seringkali mendapat mimpi seperti itu dan dia berfikir akan mati.wah,hal ini terdengar tidak masuk akal bagi saya dan sangat aneh,saya berfikir mungkin lagi-lagi perasaan dia saja seperti sebelum-sebelumnya.saya tertawa dan tidak terlalu menanggapinya,namun hal ini membuat saya sangat emosi karena dia berprasangka buruk terus,saya berkata dalam hati ”mengapa dia terlalu takut dengan kematian?mengapa dia terlalu cemas akan kehidupannya,apa dia tidak tau Tuhan akan memelihara dia?apa dia tidak menyadari akan Tuhan yang selalu memimpin dia dalam setiap hidupnya sehingga sukses seperti ini? ..”. hari itu juga saya merasakan ada sesutu yang harus saya sampaikan,sesuatu yang sangat penting,sepertinya Tuhan akan berbicara melalui saya,tiba-tiba saya sangat mengebu-gebu untuk menyampaikannya,ini waktunya saya mengatakannya.hari sudah menjelang malam,dalam pikiran saya, ”apa saya harus menginap dirumahnya?saya harus menyampaikan hal ini,saya tidak mau dia seperti ini terus”.lalu saya berniat untuk meminta izin menginap,di sisi lain saya berfikir bagaimana dengan ibu saya yang dirumah sendirian? saat saya ingin meminta izin,si putera memotong pembicaraan saya dan menyuruh saya menginap,dia sangat ingin sekali saya menginap,hal ini terlihat sekali di raut mukanya,baru saja saya ingin meminta izin,namun malah dia yang ingin sekali saya menginap.pada saat itu sepertinya Tuhan sendiri yang berbicara kepada dia,bahkan dia ingin menelepon ibu saya agar mengijinkan saya menginap,saat itu saya menelepon ibu saya dan menginap,saya merasakan Allah hadir di ruangan ini,saya menggebu-gebu untuk menyampaikan suatu firman Tuhan kepada dia dan diapun mengebu-gebu untuk mendengarkannya,sangat aneh,jarang sekali saya ingin berbicara tentang firman Tuhan kepada dia,biasanya ayah saya yang bercakap-cakap kepada dia,namun sekarang?sangat aneh,Tuhan hadir di Ruangan ini.
hampir semua sahabat saya mengetahui hal itu dan tidak masuk di akal mereka,benar-benar tidak masuk akal dan kita semua bersahabat menanggapinya dengan aneh dan biasa saja,mungkin itu hanya perasaan si Putera saja.1 minggu setelah saya mengalami mimpi itu,saya kerumah sahabat saya untuk bermain game komputer yang kita sukai di kamarnya,saya memang sering bermain kerumah dia,dan secara tidak sengaja saya menceritakannya tentang mimpi saya ini.hal itu membuat ia kaget,ternyata ia malah seringkali mendapat mimpi seperti itu dan dia berfikir akan mati.wah,hal ini terdengar tidak masuk akal bagi saya dan sangat aneh,saya berfikir mungkin lagi-lagi perasaan dia saja seperti sebelum-sebelumnya.saya tertawa dan tidak terlalu menanggapinya,namun hal ini membuat saya sangat emosi karena dia berprasangka buruk terus,saya berkata dalam hati ”mengapa dia terlalu takut dengan kematian?mengapa dia terlalu cemas akan kehidupannya,apa dia tidak tau Tuhan akan memelihara dia?apa dia tidak menyadari akan Tuhan yang selalu memimpin dia dalam setiap hidupnya sehingga sukses seperti ini? ..”. hari itu juga saya merasakan ada sesutu yang harus saya sampaikan,sesuatu yang sangat penting,sepertinya Tuhan akan berbicara melalui saya,tiba-tiba saya sangat mengebu-gebu untuk menyampaikannya,ini waktunya saya mengatakannya.hari sudah menjelang malam,dalam pikiran saya, ”apa saya harus menginap dirumahnya?saya harus menyampaikan hal ini,saya tidak mau dia seperti ini terus”.lalu saya berniat untuk meminta izin menginap,di sisi lain saya berfikir bagaimana dengan ibu saya yang dirumah sendirian? saat saya ingin meminta izin,si putera memotong pembicaraan saya dan menyuruh saya menginap,dia sangat ingin sekali saya menginap,hal ini terlihat sekali di raut mukanya,baru saja saya ingin meminta izin,namun malah dia yang ingin sekali saya menginap.pada saat itu sepertinya Tuhan sendiri yang berbicara kepada dia,bahkan dia ingin menelepon ibu saya agar mengijinkan saya menginap,saat itu saya menelepon ibu saya dan menginap,saya merasakan Allah hadir di ruangan ini,saya menggebu-gebu untuk menyampaikan suatu firman Tuhan kepada dia dan diapun mengebu-gebu untuk mendengarkannya,sangat aneh,jarang sekali saya ingin berbicara tentang firman Tuhan kepada dia,biasanya ayah saya yang bercakap-cakap kepada dia,namun sekarang?sangat aneh,Tuhan hadir di Ruangan ini.
Mengenal & Menerima
Tuhan Yesus sebagai juruslamat pribadi
Menjadi seorang kristen bukanlah sekedar menjadi jemaat suatu agama,saya
tidak tertarik untuk menjadi pengikut agama,dan sampai ke hari ini saya tetap
tidak tertarik dengan agama.menjadi seorang kristen berkaitan dengan pengenalan
akan Allah,mengenali Allah sebagai pribadi yang hidup.melalui proses ini kita
mengalami pertumbuhan di dalam kristen.kita tidak menjadi seorang kristen hanya
dengan mengetahui apa itu ke kristenan dalam hal doktrin,sejarah,struktur
maupun organisasinya.pada dasarnya menjadi kristen berarti mengenal kristus
secara pribadi,
Hari menjelang malam mungkin sekitar jam 11,saya terus bercerita tentang
siapa sebenarnya Tuhan Yesus itu bagi saya,sahabat saya menceritakan tentang
masalah dan beban hidupnya,bahkan dia bercerita tentang masalah keluarganya.sangat
sulit untuk saya menjelaskan dengan kata-kata saya dan kemampuan saya,saya
bukan orang yang pintar,jujur saja saya bukan anak yang pintar dalam
berkata-kata terlebih lagi menyelesaikan suatu perkara,untuk diri saya saja
saya terkadang sangat mengalami kesulitan dalam setiap masalah,namun pada saat itu
saya benar-benar merasakan Tuhan memimpin saya dalam menjelaskannya kepada
sahabat saya dengan cara yang mudah sehingga dia mengerti,saya merasakan Tuhan
ada di situ bersama kami.saya ingin menenangkan dia agar dia tidah merasa cemas
dan berfikir negatif terus tentang dirinya dan saya ingin memberi tau tentang
fakta yang sesungguhnya tentang keselamatan yang sejati,saya bertanya kepada
dia dengan bahasa yang sederhana,saya akan berusaha mengingatnya
kembali,kira-kira seperti ini,saya berkata kepada dia,“tra,apa kamu percaya
kalau kamu mati pasti akan masuk surga?”. Katanya ”saya tidak tau,saya masih
banyak berbuat dosa,tidak tau lah del,mana saya tau,saya masih bingung masuk
sorga atau tidak..memang kenapa?”.saya bertanya kembali kapan dia terakhir
bertobat,kapan terakhir baca alkitab,kapan terakhir berdoa dengan
sungguh-sungguh.sepertinya pengalaman pribadinya dengan Tuhan sangat sedikit
dan ia tidak terlalu memahaminya,namun pada saat itu dia sangat tertarik akan
hal ini,saya menceritakan pengalaman saya dengan Tuhan walaupun masih tidak
banyak.satu pertanyaan yang membuat dia & saya tertarik untuk
membahasnya,saya berkata “tra,apa kamu pernah menerima Tuhan Yesus sebagai
Tuhan dan juruselamat pribadi kamu?apa kamu pernah mendengar kata-kata ini?”.dia
berkata sepertinya belum.dia sangat bingung akan kata-kata itu dan tidak
mengerti,dia percaya Tuhan Yesus namun dia masih takut akan kematian,terlalu
banyak ketakutan-ketakutan di hidupnya yang dia sembunyikan,dia tidak tau akan
masuk surga atau tidak karna dia hanya sekedar mengenal Tuhan Yesus.saya
bingung,dengan kata-kata apa saya menjelaskannya,saya tidak bisa merangkainya,saya
tidak ahli dalam berkata-kata,lalu saya menjelaskannya arti kata-kata itu
dengan sebuah perumpamaan yang pernah saya dengar,begini ceritanya;
“ada seorang pria pemain sirkus yang sangat terkenal di dunia,dia sangat
hebat dan ahli berjalan melewati sebuah gedung ke gedung lainnya hanya dengan
menggunakan satu tali saja yang di ikatkan sebagai media untuk berjalannya,ia
adalah pria yang paling jago bermain sirkus di seluruh dunia,semua orang tahu
itu.suatu hari ia melakukan adegan yang sangat menghebohkan dunia,ia ingin
melewati air terjun niagara dengan satu tali sebagai jembatannya.waaw..kalau
dia gagal,kematian adalah resikonya, masyarakat sangat berantusias dan ingin
menontonnya.hari dimana ia memulai atraksi sudah datang,ia bersiap-siap untuk
melewati air terjun niagara tersebut,air terjun terbesar di dunia.banyak sekali
para masyarakat yang menontonnya secara langsung.pada saat ia naik ke atas dan
bersiap-siap untuk berjalan,ia bertanya kepada masyarakat yang menontonnya
dengan suara nyaring,”apa kalian percaya saya dapat melewati air terjun
ini??!!”,para penonton serentak menjawab,”percayaaaaaa...!!!percayaaa..percayaaa!!!”.ia
sangat gembira dengan jawabannya,lalu ia bertanya lagi dengan keras,”oke,kalau
begitu,apakah ada 1 orang yang bersedia saya gendong untuk menemani saya menyebrangi
air terjun ini?!!”.seketika semua orang terdiam,mereka berkata percaya,namun
mereka berbisik-bisik satu sama lain dan tidak ada satupun yang ingin melakukan
hal gila tersebut bersama Pemain sirkus itu.namun dari kejauhan terlihat satu
orang anak kecil yang berlari menyerobot keramaian menghampiri pemain sirkus
tersebut dan berkata,”saya mauu..saya mauu..!!”.pemain sirkus itu
menjawab,”oke,kemari nak,semua akan baik-baik saja”.para penonton
terheran-heran melihat keberanian anak kecil tersebut.lalu pemain sirkus
tersebut melewati air terjun dengan tenang dengan menggendong anak tersebut dan
berhasil menyelesaikan tantangan tersebut.setelah selesai acara tersebut,para
penonton terheran-heran siapakah anak itu,banyak yang bertanya-tanya siapa anak
tersebut,”siapakah dia?mengapa dia sangat berani?”.
anak itu menjawab kepada semua orang yang keheranan itu, ”Ya,saya tidak takut,karena dia Ayah saya”.
sahabat saya si Putera sangat antusias mendengar cerita tersebut,lalu saya menjelaskan arti dari ceritanya dengan bahasa yang sederhana,anak tersebut berani mengikuti pemain sirkus tersebut karena dia adalah anaknya,dia mempunyai hubungan yang sangat intim dengan ayahnya melebihi siapapun,sangat-sangat dekat melebihi siapapun yang mengenalnya,dia mengetahui ayahnya akan menjaga dia selalu apapun yang terjadi di situasi apapun,dia dan ayahnya adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa di pisahkan,sangat erat hubungan mereka.kita semua anak-anak Allah,Tuhan Yesus telah mati untuk kita agar kita di selamatkan,agar kita layak memanggil Allah dengan sebutan Bapa,Ayah kita,Hal apalagi yang lebih indah daripada kita menjadi anak Bapa di sorga?hal yang sangat spesial di kehidupan kita.kita tidak perlu takut dengan kematian karena kita mempunyai Ayah yang hebat,pencipta langit dan bumi adalah ayah kita.teman saya si putera ini pada saat itu sangat takut dengan kematian yang menghantuinya.yohanes 3:16,semua orang mengetahui ayat itu,tetapi mengetahui saja tidak cukup.saat itu juga saya mengajak dia agar dia mengundang Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadinya kendalam Hatinya,agar dia dapat merasakan hubungan yang intim dengan Bapa kita di sorga melalui Tuhan Yesus dan roh kudus yang ada di dalam dirinya,agar Tuhan Yesus memimpin jalannya,agar dia terbebas dari rasa Tidak aman,Takut akan maut dan takut akan kehilangan.jaman sekarang sangat sedikit manusia yang mempunyai hubungan yang erat kepada Tuhan,sangat sedikit orang yang mengalami&merasakan mujizat Tuhan,hal itu di karenakan tidak adanya hubungan yang intim denganNya,mereka terlalu sibuk dengan dunia.pada saat itu saya merasakan kami berdua di bimbing oleh roh kudus secara mendalam, mujizat Tuhan sedang terjadi di tempat ini,saya meminta dia utuk berdoa bersama,saya memintanya untuk berdoa dengan bersuara dan bercerita akan permasalahan yang di hadapinyanya,saya meminta dia untuk mengakui dosa-dosanya dan pada saat hampir selesai berdoa saya meminta untuk dia mengikuti doa saya,”Tuhan Yesus,pada hari ini Saya Laurensius Putera Ageng menerima engkau masuk ke dalam hati saya,saat ini dan detik ini juga saya menerima engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadi saya”.ini pertama kalinya saya melihat dia berdoa,dan dia berkata kepada saya ini pertama kalinya juga dia berdoa dan berkata seperti ini di depan sahabatnya.tanpa terasa waktu sudah sangat malam,saya tidak tau pastinya,kira-kira jam setengah 2 atau setengah 3 malam kami masih berbincang-bincang,tiba-tiba Mama nya Dia membuka pintu dan menengok kami belum tidur,namun ia menutup kembali.lalu Putera berbicara kepada saya,”del,kamu bisa berdoa dan bercerita-cerita sedikit tentang Tuhan kayak tadi buat nyokap saya gak,sini saya panggilin nyokap saya del.”.sepertinya ia ingin sekali saya menjelaskan tentang keselamatan yang dia peroleh itu kepada semuanya,namun saya berfikir saya belum bisa,bahkan saya merasa hal itu terjadi begitu saja,Tuhan yang bekerja kepada kita berdua pada hari ini,pengetahuan saya tentang alkitab saja hanya sedikit,pengalaman saya dengan Tuhan juga hanya sedikit,saya hanya membagikan pengalaman yang pernah saya alami saja,sangat sulit buat saya untuk menjelaskan hal tersebut kepada orang Tua agar mereka mengerti,mungkin mereka tidak akan mendengarkannya,atau bahkan mereka mungkin sudah Tahu lebih banyak daripada saya dan mungkin apa yang akan saya jelaskan sudah di ketahui mereka terlebih dahulu. Jadi saya memutuskan untuk menolak permintaanNya.saya hanya mendoakannya saja bersama sahabat saya si Putera dengan kata-kata kami yang sederhana & seadanya keluar dari mulut kami,beginilah doa yang tulus,kami berdoa seperti seorang anak kecil berbicara kepada Ayahnya,setelah itu ,kami berdua tidur dan kira-kira hari menjelang subuh saya meminta izin kepada orang tuanya dan kembali kerumah tanpa membangunkan dia,saya merasa sangat bahagia,ada sesuatu pekerjaan Tuhan yang telah saya selesaikan,benar-benar di luar rencana saya,saya yakin Tuhan telah merencanakan semuanya,semua berjalan dengan baik,Allah sudah bekerja Luar biasa pada hari ini.Tuhan telah memakai saya untuk Memenangkan satu jiwa,saya yakin malaikat di sorga bersorak dan bersuka cita.
anak itu menjawab kepada semua orang yang keheranan itu, ”Ya,saya tidak takut,karena dia Ayah saya”.
sahabat saya si Putera sangat antusias mendengar cerita tersebut,lalu saya menjelaskan arti dari ceritanya dengan bahasa yang sederhana,anak tersebut berani mengikuti pemain sirkus tersebut karena dia adalah anaknya,dia mempunyai hubungan yang sangat intim dengan ayahnya melebihi siapapun,sangat-sangat dekat melebihi siapapun yang mengenalnya,dia mengetahui ayahnya akan menjaga dia selalu apapun yang terjadi di situasi apapun,dia dan ayahnya adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa di pisahkan,sangat erat hubungan mereka.kita semua anak-anak Allah,Tuhan Yesus telah mati untuk kita agar kita di selamatkan,agar kita layak memanggil Allah dengan sebutan Bapa,Ayah kita,Hal apalagi yang lebih indah daripada kita menjadi anak Bapa di sorga?hal yang sangat spesial di kehidupan kita.kita tidak perlu takut dengan kematian karena kita mempunyai Ayah yang hebat,pencipta langit dan bumi adalah ayah kita.teman saya si putera ini pada saat itu sangat takut dengan kematian yang menghantuinya.yohanes 3:16,semua orang mengetahui ayat itu,tetapi mengetahui saja tidak cukup.saat itu juga saya mengajak dia agar dia mengundang Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadinya kendalam Hatinya,agar dia dapat merasakan hubungan yang intim dengan Bapa kita di sorga melalui Tuhan Yesus dan roh kudus yang ada di dalam dirinya,agar Tuhan Yesus memimpin jalannya,agar dia terbebas dari rasa Tidak aman,Takut akan maut dan takut akan kehilangan.jaman sekarang sangat sedikit manusia yang mempunyai hubungan yang erat kepada Tuhan,sangat sedikit orang yang mengalami&merasakan mujizat Tuhan,hal itu di karenakan tidak adanya hubungan yang intim denganNya,mereka terlalu sibuk dengan dunia.pada saat itu saya merasakan kami berdua di bimbing oleh roh kudus secara mendalam, mujizat Tuhan sedang terjadi di tempat ini,saya meminta dia utuk berdoa bersama,saya memintanya untuk berdoa dengan bersuara dan bercerita akan permasalahan yang di hadapinyanya,saya meminta dia untuk mengakui dosa-dosanya dan pada saat hampir selesai berdoa saya meminta untuk dia mengikuti doa saya,”Tuhan Yesus,pada hari ini Saya Laurensius Putera Ageng menerima engkau masuk ke dalam hati saya,saat ini dan detik ini juga saya menerima engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadi saya”.ini pertama kalinya saya melihat dia berdoa,dan dia berkata kepada saya ini pertama kalinya juga dia berdoa dan berkata seperti ini di depan sahabatnya.tanpa terasa waktu sudah sangat malam,saya tidak tau pastinya,kira-kira jam setengah 2 atau setengah 3 malam kami masih berbincang-bincang,tiba-tiba Mama nya Dia membuka pintu dan menengok kami belum tidur,namun ia menutup kembali.lalu Putera berbicara kepada saya,”del,kamu bisa berdoa dan bercerita-cerita sedikit tentang Tuhan kayak tadi buat nyokap saya gak,sini saya panggilin nyokap saya del.”.sepertinya ia ingin sekali saya menjelaskan tentang keselamatan yang dia peroleh itu kepada semuanya,namun saya berfikir saya belum bisa,bahkan saya merasa hal itu terjadi begitu saja,Tuhan yang bekerja kepada kita berdua pada hari ini,pengetahuan saya tentang alkitab saja hanya sedikit,pengalaman saya dengan Tuhan juga hanya sedikit,saya hanya membagikan pengalaman yang pernah saya alami saja,sangat sulit buat saya untuk menjelaskan hal tersebut kepada orang Tua agar mereka mengerti,mungkin mereka tidak akan mendengarkannya,atau bahkan mereka mungkin sudah Tahu lebih banyak daripada saya dan mungkin apa yang akan saya jelaskan sudah di ketahui mereka terlebih dahulu. Jadi saya memutuskan untuk menolak permintaanNya.saya hanya mendoakannya saja bersama sahabat saya si Putera dengan kata-kata kami yang sederhana & seadanya keluar dari mulut kami,beginilah doa yang tulus,kami berdoa seperti seorang anak kecil berbicara kepada Ayahnya,setelah itu ,kami berdua tidur dan kira-kira hari menjelang subuh saya meminta izin kepada orang tuanya dan kembali kerumah tanpa membangunkan dia,saya merasa sangat bahagia,ada sesuatu pekerjaan Tuhan yang telah saya selesaikan,benar-benar di luar rencana saya,saya yakin Tuhan telah merencanakan semuanya,semua berjalan dengan baik,Allah sudah bekerja Luar biasa pada hari ini.Tuhan telah memakai saya untuk Memenangkan satu jiwa,saya yakin malaikat di sorga bersorak dan bersuka cita.
Kesedihan karena kasih
Beberapa bulan setelah peristiwa itu saya tidak sempat lagi bertemu
dengannya.pada saat hari ulang tahunnya saya memutuskan untuk datang ke acara
tersebut dirumahnya,saya naik motor kerumahnya,tidak begitu jauh dari rumah
saya,saya bersama sahabat-sahabat saya bersenda gurau bersama dirumahnya hingga
larut malam,saat itu Tuhan sepertinya mencegah saya untuk cepat pulang,hujan
turun dengan deras,saya terpaksa menunggu sambil bercanda-canda dengan putera
dan sahabat kami yang lain,setelah hujan berhenti saya memutuskan untuk
pulang,pada saat saya menghidupkan motor saya ternyata motor saya kebanjiran
dan tidak bisa menyalah,pada saat itu putera menawarkan saya untuk menginap
saja,namun saya rasa tidak bisa karena ibu saya sendirian dirumah. sekitar satu
jam saya tertahan dirumahnya untuk mengotak-atik motor hingga motornya
hidup,lampu motor saya sangat redup,putera memutuskan untuk mengantar
saya,jalan kerumah saya sangat gelap di malam hari,di tengah kegelapan malam
kami berdua berjalan pelan,setelah setengah perjalanan saya memutuskan untuk
tidak usah di antar sampai rumah,lalu dia putar arah dan kembali pulang,cahaya
semakin redup dan saya melihat kebelakang dia sudah pulang tidak menerangi
jalan saya lagi.
beberapa bulan kemudian setelah saya melihat dia terakhir kalinya di acara ulang tahunnya,sahabat saya,Putera,ia meninggal dunia.saya merasakan kesedihan yang mendalam,saya tidak dapat berkata apa-apa lagi,dia baru saja menerima Tuhan secara pribadi,meminta ampun akan dosanya,dia baru saja memasuki jenjang kuliah,kenapa Tuhan memanggilnya secepat itu?ia meninggal karena tenggelam di pantai ketika berenang bersama teman rumahnya.pertemuan saya pada saat ulang tahunnya adalah pertemuan terakhir saya.waktu itu dia sempat mengajak saya liburan,beberapa bulan sebelumnya,tapi pada saat dia pergi ke pantai dia tidak bilang ke siapapun akan pergi ke pantai,padahal saya sangat berharap dia mengajak saya.tapi di balik semua kejadian itu pasti ada satu penjelasan yang dapat saya pahami sepenuhnya nanti,lalu saya menemukan firman allah yang menyatakan , “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu”(yes. 55:8-9). sejak saat itu saya tau sahabat saya Putera telah di selamatkan sejak saya terakhir menginap dirumahnya,saya ingat dengan pengalaman yang tidak terduga saya sebelumnya bersama dia saat menginap,hal itu sangat membuat saya bersyukur,kalau saja terlambat,kalau saja saya tidak menginap,kalau saja saya tidak bermimpi,Pekerjaan Tuhan benar-benar ajaib,rencana Tuhan tidak bisa kita duga,bahkan jauh berbeda dari pemikiran kita, ada 1 hal yang harus saya ingat,teman saya putera telah memperoleh kehidupan yang kekal.
beberapa bulan kemudian setelah saya melihat dia terakhir kalinya di acara ulang tahunnya,sahabat saya,Putera,ia meninggal dunia.saya merasakan kesedihan yang mendalam,saya tidak dapat berkata apa-apa lagi,dia baru saja menerima Tuhan secara pribadi,meminta ampun akan dosanya,dia baru saja memasuki jenjang kuliah,kenapa Tuhan memanggilnya secepat itu?ia meninggal karena tenggelam di pantai ketika berenang bersama teman rumahnya.pertemuan saya pada saat ulang tahunnya adalah pertemuan terakhir saya.waktu itu dia sempat mengajak saya liburan,beberapa bulan sebelumnya,tapi pada saat dia pergi ke pantai dia tidak bilang ke siapapun akan pergi ke pantai,padahal saya sangat berharap dia mengajak saya.tapi di balik semua kejadian itu pasti ada satu penjelasan yang dapat saya pahami sepenuhnya nanti,lalu saya menemukan firman allah yang menyatakan , “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu”(yes. 55:8-9). sejak saat itu saya tau sahabat saya Putera telah di selamatkan sejak saya terakhir menginap dirumahnya,saya ingat dengan pengalaman yang tidak terduga saya sebelumnya bersama dia saat menginap,hal itu sangat membuat saya bersyukur,kalau saja terlambat,kalau saja saya tidak menginap,kalau saja saya tidak bermimpi,Pekerjaan Tuhan benar-benar ajaib,rencana Tuhan tidak bisa kita duga,bahkan jauh berbeda dari pemikiran kita, ada 1 hal yang harus saya ingat,teman saya putera telah memperoleh kehidupan yang kekal.
Pentingnya bersaksi
Setelah kejadian itu saya memutuskan untuk terus bersaksi tentang Allah
melalui pengalaman hidup saya,sudah lama saya ingin membuat blog dan menceritakan
pengalaman hidup saya bersama Allah kepada teman terdekat,maupun siapa saja,namun
entah kenapa sepertinya Tuhan baru mengijinkan saya untuk bercerita baru pada
saat ini,Tuhan pasti punya rencana,Ia mempersiapkan saya dalam berbicara dan
mengajaknya untuk lebih dekat dingan Dia,Tuhan berusaha mematangkan dahulu
kehidupan pribadi saya agar kesaksian saya tidak sia-sia,banyak hal yang telah
saya pelajari 1 tahun ini,dan sekarang saya ingin orang-orang mengenal Allah
dan di menangkan,memperoleh kemenangan.apakah anda mau bersaksi untuk kristus?masih
banyak orang-orang di sekitar kita yang tidak mempunyai hubungan yang erat
dengan Allah,sangat sedikit orang yang pernah merasakan mujizat Tuhan di
hidupnya,menerima Tuhan secara pribadi, bahkan banyak yang belum mengenal Dia,akibatnya
mereka berjalan sesuai dengan keinginannya sendiri,mereka tidak dapat merasakan
hadirat Bapa,mereka terlalu sibuk dengan urusan duniawi,pekerjaan,aktifitas
sehari-hari,kehormatan,kekayaan,status sosial di lingkungan mereka,mereka
menganggap beribadah sebagai rutinitas&kewajiban saja,itu sudah cukup tanpa
melakukan apa-apa.mereka mengikuti kehendak mereka dan meminta Bapa juga
merestui kehendak mereka,mereka hanya mencari bapa di saat sedang dalam
kesulitan,tidak ada hal yang mereka lakukan untuk Bapa di sorga selain untuk
kesejahteraan mereka,mereka hidup dengan sia-sia.padahal betapa
pentingnya hal ini di dalam kehidupan kita,tidak kah saudara tahu bahwa bersaksi
bagi kristus adalah jalan menuju hidup yang berkemenangan?saudara dapat melihat hal itu di Wahyu 12:11 ;”dan mereka mengalahkan dia(iblis di
ay.9)oleh darah anak domba,dan oleh perkataan kesaksian mereka”.bagaimana
cara mereka mengalahkan iblis?melalui dua hal,darah Yesus dan
bersaksi bagi Yesus.banyak
yang tau akan bersandar pada kuasa Yesus,namun ini saja tidaklah cukup.mereka
mengalahkan iblis dengan menceritakan kepada semua orang tentang pengalaman
mereka bersama Yesus dan mereka memenangkan &membebaskan banyak jiwa.
Sebagai penutup,saya akan bertanya kepada saudara,“apakah saudara sudah
bebas dan di merdekakan?apakah saudara telah di ubah dan mengalami karya
transformasi-Nya?Orang macam apakah saudara?apakah saudara puas dengan belenggu
dunia ini yang mengurung hidup saudara dan menghabiskan waktu saudara?apakah
saudara merasa nyaman dengan rutinitas hidup saudara?apakah kita merasa begitu
betah dengan hidup kita yang mementingkan diri sendiri sehingga kita tidak
peduli pada jutaan orang lain yang juga perlu di merdekakan dan di bebaskan dari belenggu-belenggu dalam
hidupnya?mereka butuh di merdekakan dengan kesaksian hidup kita,mereka perlu
Lebih mengenal Allah sebagai juruselamat mereka secara pribadi,dan menerima
Yesus sebagai Tuhan Dan juruselamat mereka.apakah kita akan berkata,”Tuhan,aku
ingin lebih mengenal-Mu lagi.Aku ingin di bebaskan dari kebiasaan menjalankan
segala sesuatu mengikuti caraku sendiri;aku ingin menjadi orang yang akan
mencapai kemampuan maksimal yang menjadi panggilan-Mu bagiku,aku mau engkau
memakai aku,aku mau memiliki hubungan yang benar-benar dekat dengan engkau,aku
mau merasakan engkau,aku mau meninggalkan keinginanku dan mengikuti
keinginanmu,supaya di hari
aku bertemu dengan-Mu,aku tidak akan malu,melainkan bersukacita;dan tidakLah sia-sia Yesus
mati bagiku”.